Bangkai Kapal Titanic Terancam Lenyap

Setelah 14 tahun, kesudahannya ada regu penyelam yang kembali mendatangi bangkai kapal legendaris Titanic. Dalam trafik kali ini, mereka mengejar hal yang lumayan mengejutkan.
Bangkai Kapal Titanic beserta isinya, terbaring di dasar Samudra Atlantik di kedalaman 3.800 meter sekitar lebih dari satu abad. Tak heran andai mereka mengejar hal-hal yang menciptakan tercengang, laksana 'ancaman' dari dasar samudra yang menciptakan Titanic bakal lenyap.
Pada kedalaman ini, jelas tidak mungkin insan normal mengandalkan perlengkapan selam konvensional. Satu-satunya teknik untuk masuk ke dasar Samudra Atlantik ialah menggunakan kapal selam.
Dalam ekspedisinya mereka mendokumentasikan perjalanan mengarah ke dasar samudra dengan kamera beresolusi tinggi, sehingga dapat mendapatkan video berbobot | berbobot | berkualitas baik tentang situasi terbaru Titanic.
Usai mengerjakan perjalanan, semua penyelam tersebut menuliskan korosi bukanlah satu-satunya penyebab bangkai Titanic dalam bahaya menghilang dan menyatu dengan lingkungan sekitar.
"Secara tidak langsung, samudralah yang melumat Titanic dan menjadikannya hunian ideal untuk para makhluk laut dalam"
Menurutnya urusan itu terjadi sebab suhu air di tempat Titanic tenggelam ialah satu derajat celcius, diperbanyak arus bawah laut dan bakteri pemakan logam yang ada di dekat lokasi bangkai kapal Titanic.
Dulu, ia menambahkan, salah satu tempat tujuan ialah bak mandi kepunyaan kapten kapal. Namun sekarang benda tersebut telah mengilang, bahkan sejumlah bagian kapal Titanic pun sudah mulai musnah.
Sementara tersebut seorang peneliti bawah laut, Lori Johnson, menuturkan urusan itu ialah proses alami yang terjadi di dasar laut.
"Bakteri pemakan logam bukanlah jenis dari bakteri, tetapi sebuah entitas dalam regu besar bakteri yang terdapat di dasar laut. Ini ialah hal yang wajar dalam suatu ekosistem," ujarnya.
