Friday, 16 August 2019

Penemuan Bajakah Sebagai Obat Kanker Masih Tahap Awal

Penemuan Bajakah Sebagai Obat Kanker Masih Tahap Awal

Penemuan Bajakah Sebagai Obat Kanker Masih Tahap Awal



Penemuan khasiat akar tumbuhan Bajakah dinilai masih mesti melewati jalan panjang. Penemuan masih berada pada tahap mula untuk lantas disertifikasi sebagai obat kanker payudara.

"Mungkin Bajakah masih pada etape yang sangat mula untuk ditetapkan efektif untuk [melawan] kanker. Masih tidak sedikit tahapan ilmiah yang butuh dilewati," ujar pakar medis Yayasan Kanker Indonesia (YKI) DKI Jakarta, Venita di Jakarta, Kamis (15/8), melansir Antara.

Dua murid asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah, mengejar khasiat tumbuhan Bajakah sebagai obat kanker payudara. Temuan tersebut dipresentasikan dalam Invention Creativity (WICO) di Seoul, Korea Selatan, pada Juli lalu.

Kendati demikian, Venita tak menolak potensi akar sebagai obat kanker. Pasalnya, telah tidak sedikit obat yang diandalkan ampuh melawan sel kanker dan berasal dari tumbuhan.

"Tapi, tidak lantas sebab penelitian kecil atau eksperimen pada hewan, ataupun eksperimen pada satu-dua orang, kemudian langsung ditetapkan tumbuhan tersebut tentu efektif guna kanker," jelas Venita.

Venita menyarankan supaya pasien kanker tetap mengekor standar penyembuhan dan terapi secara medis. Pengobatan yang mempunyai sifat herbal atau suplemen lumayan dijadikan sebagai pelengkap.

"Kalaupun [Bajakah] inginkan dipakai, pasien tetap mesti mengekor protokol penyembuhan sesuai medis," ujar Venita.

Venita berharap, penemuan obat kanker makin berkembang seiring dengan temuan mula tentang akar tumbuhan Bajakah.