Monday, 2 September 2019

Bedanya Kebiri Kimia dan Vasektomi

Bedanya Kebiri Kimia dan Vasektomi

Bedanya Kebiri Kimia dan Vasektomi



Pemerkosa sembilan anak di Mojokerto dijatuhi hukuman kebiri kimia, pidana penjara 12 tahun, dan denda Rp100 juta subsider enam bulan kurungan.

Kebiri kimia adalahtindakan guna menurunkan hasrat seksual dan libido pada seseorang. Di samping kebiri kimia, pada lelaki ada pula cara yang bersangkutan dengan seksual laksana vasektomi dan suntik hormon. Tiga cara ini mempunyai perbedaan dalam teknik serta hasil yang didapatkan.

Kebiri kimia ialah praktik untuk mengurangi hasrat seksual, sampai-sampai orang itu tak lagi punya minat pada hubungan seksual. Tindakan ini seringkali dilakukan sebagai hukuman atas pelanggaran tertentu yang dilakukannya, tergolong pelanggaran seksual.


Cara yang dilaksanakan pada kebiri kimia ialah dengan menyuntikan obat berupa senyawa kimia ke dalam tubuh. Obat ini bermanfaat mengurangi testosteron dan estradiol, hormon seksual pada pria.

Efek obat ini dapat mengendalikan gairah seksual. Sekali suntik, pengaruh obat ini dapat dilangsungkan selama tiga sampai lima tahun.

Berbeda dengan kebiri kimia, vasektomi juga dilaksanakan untuk 'mengendalikan hormon' pria. Namun andai kebiri kimia dilaksanakan sebagai hukuman, vasektomi dilaksanakan dengan kesadaran sarat dan seringkali atas permintaan dari orang tersebut.

Vasektomi ialah metode kontrasepsi yang dilaksanakan dengan teknik memotong vas deferens (saluran sperma). Metode ini termasuk dalam pembedahan minor. Dikutip dari Urology Health, cara ini dapat menutup sperma supaya tidak menjangkau penis yang merasakan ejakulasi.

Karena bermanfaat sebagai kontrasepsi, vasektomi dipakai untuk menangkal kehamilan. Ini adalahmetode kontrasepsi atau KB sangat efektif daripada perangkat kontrasepsi lainnya. Penelitian menunjukkan melulu 1-2 wanita saja dari 1.000 orang yang hamil setelah bersangkutan selama setahun dengan pasangan vasektomi.

Berbeda dengan kebiri kimia, vasektomi tidak mengendalikan hasrat seksual kaum Adam. Artinya, saat seseorang dikebiri kimia, dia tidak bakal mempunyai hasrat untuk bersangkutan seksual lagi. Namun saat dia menjalani vasektomi, dia masih punya hasrat seksual, melulu saja dia tak dapat menghamili pasangannya sebab saluran spermanya 'terkunci.'