Berkebun jadi 'Obat' Kurangi Cemas, Stres Hingga Depresi

Bila trafik ke dokter identik dengan resep obat, tetapi tidak begitu bila Anda mendatangi dokter di Manchester, Inggris. Hampir seluruh dokter di Inggris sekarang lebih dahulu 'meresepkan' terapi berkebun untuk pasien yang alami gangguan cemas, kesepian, sampai depresi.
Menariknya, terapi ini tidak hanya dapat dilakukan oleh mereka yang punya lahan luas di rumah. Justru, penyembuhan yang dikenalkan oleh Cornbook Medical Practice ini ditujukan guna pasien yang bermukim di flat dan tidak mempunyai akses ke kebun atau tumbuhan hijau.
Tempat bermukim 'eksklusif' laksana apartemen, kegiatan dan tuntutan kerja, sampai berkurangnya jumlah rekan yang berkualitas, dinilai menjadi karena semakin tidak sedikit orang alami gangguan cemas, rasa kesepian, sampai depresi.
Tanaman hidup dinilai dapat mencairkan kesehatan mental seseorang. Pendapat ini didapat sesudah tim dokter meminta pasien untuk melakukan pembelian tanaman hidup berupa tumbuhan herbal, bumbu dapur, atau tumbuhan hias di dalam pot.
Tanaman yang kami berikan ialah bumbu dapur laksana lemon balm dan catmint, yang semuanya memerlukan perhatian. Memiliki sesuatu yang diasuh membawa tidak sedikit manfaat untuk orang - terutama untuk yang tidak mempunyai akses mengarah ke kebun atau tidak bisa memiliki fauna peliharaan
Ward menyebut, merawat tumbuhan tak melulu dapat menciptakan seseorang memiliki pekerjaan dan menciptakan pikiran serta hati menjadi tenang. Dalam jangka panjang, memiliki kesukaan untuk berkebun pun berpotensi meningkatkan teman lewat pekerjaan komunitas.
Saya menyaksikan pasien kami yang bersantai dengan tanaman, lantas mereka pun terlibat dalam acara komunitas yang lebih luas
