Monday, 9 September 2019

Currywurst, Sosis Ikonis Perang Dunia II di Jerman

Currywurst, Sosis Ikonis Perang Dunia II di Jerman

Currywurst, Sosis Ikonis Perang Dunia II di Jerman



Masyarakat Jerman tengah berbahagia. Mereka beramai-ramai merayakan 70 tahun keberadaan currywurst. Nama terakhir adalahirisan sosis ala Berlin yang diguyur oleh gabungan bumbu kari dan saus pedas.

Dari sejumlah 1.500 varietas sosis Jerman, currywurst menjadi di antara yang sangat ikonis. Umumnya, sosis ini disajikan di atas piring kertas dengan ekstra keripik.

Dengan konsumsi tahunan yang diduga mencapai lebih dari 800 juta sosis, gerai currywurst terdapat di seantero Jerman. Kanselir Jerman Gerhard Schroeder adalahsalah satu peminat kerasnya.

Tak main-main, currywurst dirasakan sebagai unsur dari warisan kebiasaan Jerman. Melansir Reuters, currywurst hadir pada akhir Perang Dunia II. Kala itu, masyarakat bekerja keras untuk membina kembali Berlin yang porak poranda dampak perang. Makanan jadi urusan langka untuk masyarakat.

Currywurst diandalkan kesatu kali ditemukan pada tahun 1949. Sajian ini ditemukan oleh seorang empunya kedai di barat Kota Berlin, Herta Heuwer.

Sebuah plakat untuk mengenang tempat currywurst ditemukan tertancap di sana. "Idenya terdapat pada tradisi dan kesukaan abadi masyarakat," ujar salah satu empunya kedai, Georg Bier.

Tak melulu di unsur barat ibu kota, currywurst pun populer di bagian unsur timur Berlin. Tak terdapat yang bertolak belakang dalam currywurst yang terdapat di setiap wilayah.

Salah satu empunya kios lama Waltraud Ziervogel, Dagmar Konnnopke, menyatakan tak terdapat perubahan fundamental dalam resep. Sedikit perbedaan melulu terletak pada bumbu yang disajikan.

Ada tidak banyak bumbu beda yang kami gunakan. Tapi, bahan dasar yang kami pakai untuk saus tomat tetap sama selama sejumlah dekade

Tujuh dasawarsa setelah 'dilahirkan', currywurst tetap unik perhatian masyarakat. Konnopke beranggapan, currywurst bakal terus menjadi produk populer hingga kapan pun.

Pelanggan yang datang silih berganti antar-generasi. Tak tidak banyak pula pelanggan lama yang hadir dan memimpikan sajian currywurst guna dinikmati.

Banyak generasi mengetahuinya sejak mereka tetap anak-anak. Kini, mereka datang untuk kita sebagai orang dewasa bahkan jauh lebih tua untuk melakukan pembelian currywurst