Saturday, 7 September 2019

Kimia Vitamin E pada Vape Dicurigai Jadi Sumber Penyakit

Kimia Vitamin E pada Vape Dicurigai Jadi Sumber Penyakit

Kimia Vitamin E pada Vape Dicurigai Jadi Sumber Penyakit



Vitamin E semestinya membawa akibat positif untuk tubuh, seperti mengawal kesehatan rambut sampai kulit. Namun, vitamin E asetat yang terdapat dalam produk cerutu elektrik atau vape dicurigai menjadi pemicu penyakit paru-paru.

Petugas kesehatan New York, Amerika Serikat sekarang sedang menguji akibat dari Vitamin E asetat terhadap kesehatan. Hasil pengujian sementara mengindikasikan paling tidak terdapat satu produk vape dengan kandungan itu yang menciptakan pengisapnya jatuh sakit.

Tes laboratorium yang dilaksanakan di Wadsworth Center, New York tersebut mendapati kandungan vitamin E asetat yang paling tinggi dalam masing-masing sampel vape. Beberapa produk yang ditemukan berisi zat tersebut ialah vape rasa permen.

Vitamin E asetat sebetulnya adalahbahan umum yang tidak sedikit ada dalam suplemen gizi. Zat ini sebenarnya berfungsi dan tidak menyebabkan kehancuran ketika dipahami sebagai suplemen vitamin atau ketika diaplikasikan pada kulit.

Namun, vitamin E asetat ini tidak diamini pemakaiannya dalam produk vape. Sebab, efek kesehatan mendadak berubah ketika vitamin E asetat dihirup bareng zat lain. Hingga ketika ini, Departemen Kesehatan New York sudah menerima 34 laporan penyakit paru-paru dampak mengisap vape.

Kasus penyakit paru-paru yang berhubungan dengan vaping terus bertambah di semua Negara Bagian New York. Secara umum, mengisap vape ialah berbahaya, dan kami terus mengeksplorasi semua pilihan untuk memerangi masalah kesehatan masyarakat ini