Tuesday, 10 September 2019

Penyebab Keringat Terasa Asin

Penyebab Keringat Terasa Asin

Penyebab Keringat Terasa Asin



Meski berbentuk air, keringat yang hadir dari tubuh masing-masing orang memiliki ciri khas yang berbeda. Termasuk, rasa asin yang kerap hadir dari keringat. Ada sejumlah hal yang menjadi penyebab keringat terasa asin dan ini bukan sesuatu yang mengkhawatirkan.

Keringat merupakan teknik alami yang dilaksanakan tubuh merespons panas untuk menenangkan suhu tubuh. Keringat pun merupakan format detoksifikasi tubuh.
Keringat diproduksi oleh kelenjar ekrin yang mayoritas terletak di dekat ketiak, dahi, telapak tangan, dan telapak kaki.

Dalam kelenjar ekrin terdapat sebanyak komponen yang dikeluarkan bareng keringat laksana protein, urea, ammonia, dan sodium.

Sodium atau bagian garam berikut yang menjadi penyebab keringat terasa asin. Sodium dikeluarkan bareng keringat guna menjaga ekuilibrium natrium atau garam di dalam tubuh.

Dikutip dari website kesehatan Healthline, terdapat dua urusan yang diperkirakan menyebabkan keringat mengeluarkan tidak sedikit sodium sampai-sampai terasa asin. Yakni, konsumsi garam dan intensitas kegiatan fisik.

Pertama, semakin tidak sedikit garam yang dikonsumsi, keringat juga akan semakin asin. Tubuh melemparkan garam yang tidak dibutuhkan sehingga dapat mengawal berat badan dan desakan darah yang sehat.

Kedua, semakin intens olahraga atau kegiatan yang dilakukan, semakin tidak sedikit garam yang terbit lewat keringat. Studi menunjukkan, olahraga dengan intensitas tinggi mengakibatkan tubuh kehilangan garam tiga kali lebih banyak.

Berkeringat memiliki tidak sedikit manfaat guna tubuh seperti mencuci pori-pori kulit, mencuci bateri pada kulit, meminimalisir risiko penyakit ginjal, menerbitkan racun logam berat, dan racun kimia.

Penyebab keringat terasa asin bukanlah masalah yang harus dikhawatirkan. Namun, kita patut waspada andai tidak menerbitkan keringat atau keringat berlebih ketika tidak beraktivitas berat.