Thursday, 5 September 2019

Rokok Elektrik Ubah Pembuluh Darah dalam Sekali Isap

Rokok Elektrik Ubah Pembuluh Darah dalam Sekali Isap

Rokok Elektrik Ubah Pembuluh Darah dalam Sekali Isap



Rokok elektrik atau vape riskan untuk kesehatan. Penelitian teranyar menunjukkan, cairan atau likuid dalam vape dapat mengolah pembuluh darah sesudah sekali isap dan menguapkannya ke udara.

Perubahan faedah kardiovaskular ini pun berlaku saat cairan cerutu elektrik tersebut tidak berisi nikotin sama sekali. Studi yang dipublikasikan di jurnal Radiology ini menyimpulkan, vape dominan pada faedah pembuluh darah orang sehat.

Peneliti memakai scan MRI untuk menyaksikan perubahan faedah kardiovaskular atau yang bersangkutan dengan jantung dan pembuluh darah saat merokok elektrik pada 31 orang yang tidak pernah mengisap rokok atau memakai vape sebelumnya.

Hasilnya, ditemukan evolusi aliran darah di dalam pembuluh arteri femoralis di kaki, melulu setelah satu kali digunakan.

Setelah sejumlah menit [perubahan pembuluh darah], semuanya menjadi normal

Saat seseorang rutin merokok elektrik, Wehril mengatakan, situasi pembuluh darah barangkali tak dapat kembali laksana semula.

Perubahan pembuluh darah pun mencerminkan proses yang sama pada pengembangan penyakit kardiovaskular laksana aterosklerosis. Namun, sejauh ini semua peneliti belum bisa menilai bahan kimia mana yang bertanggung jawab terhadap evolusi pembuluh darah itu.

Studi ini tergolong dalam riset kesatu yang mengukur akibat rokok elektrik pada jantung, pembuluh darah, paru-paru, dan otak. Belum tidak sedikit penelitian yang menguji akibat vape. Pasalnya, jenis cerutu ini baru populer sejumlah tahun terakhir. Masyarakat memandang cerutu elektrik lebih sehat ketimbang cerutu kretek.

Tidak terdapat yang tahu apa yang terjadi pada paru-paru saat mencium masuk dan terbit propilen glikol dan gliserin aerosol berulang-ulang. Kita bakal tahu bertahun-tahun dari kini hasilnya