Saturday, 24 August 2019

Sama-sama Nyeri pada Bagian Perut, Kenali Beda Maag dan GERD

Sama-sama Nyeri pada Bagian Perut, Kenali Beda Maag dan GERD

Sama-sama Nyeri pada Bagian Perut, Kenali Beda Maag dan GERD



Banyak orang yang memandang bahwa rasa sakit pada perut merupakan fenomena maag. Padahal, tak tidak jarang kali demikian. Sakit pada unsur perut juga dapat menandakan naiknya asam lambung secara kronis yang dinamakan gastroesophageal reflux disease (GERD).

Sakit pada unsur perut sama-sama menjadi ciri dari maag dan GERD. Meski menimbulkan fenomena yang sama, namun dua-duanya mempunyai perbedaan.

Maag ialah gangguan pencernaan yang umum dialami tidak sedikit orang. Maag terjadi ketika adanya kehancuran pada dinding lambung dampak dari buatan asam lambung berlebih. Penderita GERD hampir dapat dipastikan pun mengalami maag.

Namun, maag bertolak belakang dengan GERD. Mengutip Healthline, GERD ialah bentuk kronis dari naiknya asam lambung. Naiknya asam lambung yang terjadi lebih dari dua kali dalam sepekan menandai gangguan GERD.

Di samping itu, dalam sejumlah kasus, GERD juga dapat menimbulkan peradangan pada kerongkongan.

Gejala yang dimunculkan umum laksana rasa panas di ulu hati, mual, muntah, perut kembung, batuk, susah menelan, dan nyeri pada unsur dada.

Merokok, mengonsumsi alkohol, keunggulan berat badan, dan kehamilan menjadi sejumlah faktor risiko yang mendorong timbulnya GERD.

Mengutip website kesehatan WebMD, dibutuhkan adanya evolusi gaya hidup dan pola santap untuk terhindar dari GERD. Hindari makanan berlemak, cokelat, kopi, dan minuman beralkohol.

Buah-buahan laksana jeruk dan tomat pun dapat memunculkan iritasi pada lapisan kerongkongan.

Mengurangi ukuran porsi makan pun dapat menolong mengendalikan fenomena GERD. Setidaknya, konsumsi makanan 2-3 jam sebelum istirahat untuk menanggulangi GERD.